Howdyyyyy?? Quite long not to to
touch this page. First of all, Happy New Year for you all even it's too late
because we almost reach the end of the second month! Times flies.
After all this time, I still busy
with Model UN things, colleges, dan masih banyak hal-hal kecil lainnya yang
ternyata buat sibuk juga. How about you? *sounds very 90's*
Dalam hidup ini terlalu singkat
rasanya jika kita habiskan hanya untuk membaca dan memahami quotes, wisedom, tanpa menyibukkan diri
dengan bagaimana kita memperbaiki diri. I am gonna tell you something, like
usual. what do you expect? I am planning to tell you about my story, but I
think it would rather be my opinion perhaps.
Setiap dari kita pasti punya peran.
pasti punya arti dalam setiap
diri yang lain.
Tapi kita tidak bisa menentukan
akan bagaimana arti kita bagi diri lain itu. Iya kan?
Tapi setiap dari kita masih bisa
memberikan yang menurut kita baik, meski mungkin tidak pantas.
Bingung? Sama.
exhale.
Aku memaknai tiap orang yang
datang dan berada dalam kehidupanku, sama halnya dengan aku menghargai
momen-momen di dalamnya. Sometimes it will be forgotten, sometimes it will
remain as a very good and precious memory. I am an overthinker.
Means that maybe every single
words I heard will make me stay up allnight or maybe cry or maybe mad or just
silent all day long.
When something left me, or simply
disappear, I rarely feel nothing. Jadi aku sering banget kepikiran ketika aku
kehilangan. Seperti beberapa hari yang lalu pas charger handphone ilang.
Padahal handphone-nya juga ga dipake. Tapi akhirnya nyari banget sampe
seminggu. Dan ketemu di tempat tak terduga.
Apalagi kalau kehilangan
seseorang ya?
Berat.
Tapi yang terberat dari
kehilangan seseorang sebenarnya bukan karena kita tidak bisa berbicara
dengannya, bertemu, dsb. Tapi bagaimana melihat dia bertransformasi menjadi
sesuatu yang belum atau tidak kita bayangkan. Ibaratnya, berubah 180derajat.
Sampai saat ini aku masih merasa
kehilangan seorang teman dekat. Or at least we can't enjoy our convos. Seperti
stranger satu sama lain. Tapi selalu excited ketika punya kesempatan untuk
ketemu. I only wish if he read this, he will find me out and willing to start
the conversation because I am unable to do that. But I am happy for him,
because he is seriously struggling to reach the finish line, and I am happy
that he is doing good, even great on it. And now I am seriously miss my
bestfriend. phew.
Yang bikin aku sedih dan jadi
aneh adalah ketika somebody that
I used to know justru menjadi
seseorang yang bukan dirinya. Lebih parah lagi, jadi pribadi yang tidak lebih
baik dari sebelumnya, yang melanggar prinsip yang dibuatnya. So sad. Mungkin
dia sedang mencari jati diri dan tenggelam di antara banyak pintu jati
diri?
Mungkin suatu saat kita jadi
pihak yang meninggalkan atau menghilang. Saat ini, sudah tau rasanya merasa
kehilangan dan terkaget-kaget melihat perubahan 'si hilang' ini. Baik itu
perubahan yang baik atau yang tidak baik. Tapi ketika kita berada di posisi
itu, berarti kita telah jauh dari pribadi yang selama ini dekat, atau paling
tidak yang biasanya menemani kita. Berarti nun jauh disana ada seorang atau
beberapa orang yang berharap melihat kita lagi, dengan kabar-kabar yang
menggembirakan, yang menenangkan, yang menunjukkan bahwa ternyata selama ini
kita mengalami hal yang baik, dan tentu menjadi baik bahkan lebih baik dari
sebelumnya, dari ketika belum ada rasa kehilangan itu.